Padhang Bulan dan Cahaya Di Atas Cahaya

Musikalisasi dari puisi Cak Nun, yang syahdu di bawakan oleh dua penyanyi berbeda

MV nya asik, menambah suasana syahdu…

Cahaya kasih sayang menaburi malam
Hidayah dan rembulan menghadirkan Tuhan
Alam raya, cakrawala pasrah dan sembahyang

Yang palsu ditanggalkan yang sejati datang
Yang dusta dikuakkan, topeng-topeng hilang
Jiwa sujud, hati tunduk pada-Mu Tuhan

Beribu hamba-Mu bernyanyi rindu
Bergerak menari bagai gelombang
Sepi mereka karena dipinggirkan
Oleh kedzaliman kekuasaan dan kesombongan

Suara mereka merobek langit
Bergolak suara sunyi mereka semua
Waktu berhenti, alam menanti
Tuhan kekasih akan mengakhiri

Kekasih mendampingi setiap langkah
Pada laparmu, cinta-Nya merekah
Tataplah wajah-Nya, hatimu pun cerah
Lihatlah,lihatlah mentari baru

Yang terbit dari dalam tekadmu
Sesudah senja diujung duka
Nikmatilah mengalirnya cahaya

Didalam filmnya RAYYA Cahaya di atas cahaya, skrip juga digarap olehh Cak Nun. Film yang temanya sarat akan filosofi mencari makna hidup.

Saya suka lokasi-lokasi film yang diambil  di trailer ini. Sebuah perjalanan: Hutan, gunung, laut, sungai, dan juga sawah.

“Aku Mencari Apa Yang Aku Cari” 

“Nemu Aja Sih Enggak Cukup Seluruh Usia, Bagaimana Mau Nyari…”

-Rayya-

One thought on “Padhang Bulan dan Cahaya Di Atas Cahaya

  1. I couldn’t have asked for a better blog. You happen to be always at hand to offer excellent guidance, going straight away to the point for easy understanding of your site visitors. You’re really a terrific pro in this subject matter. Many thanks for being there visitors like me.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s